Insanul Fahmi ingin bertemu berdua saja dengan Wardatina Mawa, bahkan tanpa pengacara sekalipun. Jakarta – Di tengah proses perceraian yang bergulir, beredar isu miring yang menyebutkan bahwa Insanul Fahmi telah menjatuhkan talak kepada Wardatina Mawa, hanya melalui sambungan telepon. Menanggapi rumor tersebut, Insanul membantahnya.
Insanul Fahmi dengan tegas menyatakan bahwa hal itu tidak pernah terjadi. Ia merasa perlu meluruskan kabar ini agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut di mata publik maupun keluarga.”Nggak, saya nggak pernah nalak dari handphone. Saya nggak pernah nalak. Saya merasa tidak pernah menalak,” tegas Insanul Fahmi melalui teleconference, pada Jumat (27/2/2026).
“Soal nalak-nalak semuanya itu belum ada ke semua pihak. Belum ada, tapi memang ya saat ini kan kita (introspeksi) masing-masing dulu, gitu sih,” ujarnya.
Insanul Fahmi Ingin Ajak Wardatina Mawa Duduk Bareng
Meski telah resmi digugat cerai, Insanul masih menyimpan harapan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dengan Mawa. Ia ingin mengajak istrinya duduk bersama untuk membahas masa depan hubungan mereka tanpa intervensi pihak lain.
“Ya saya coba menghubungi, mengkomunikasikan yang terbaik itu seperti apa, saya ngajakin ngobrol juga, ngajakin duduk bareng. Ya tapi responsnya saat ini ya seperti itu,” ungkapnya. “Aku berharap cuman empat mata aja sih. Nggak ada yang boleh tahu, even itu lawyer atau siapa pun, karena ini urusan pribadi,” Insanul menambahkan.
Insanul Fahmi Masih Ingin Samakan Visi Misi
Tujuan dari pertemuan yang diharapkan Insanul adalah untuk menyamakan kembali visi dan misi dalam berumah tangga. Namun ia juga siap legowo apabila pertemuan tersebut tidak menemukan kesepakatan untuk bersatu kembali.
“Ingin bertanya, apakah bisa menjalankan visi dan goals yang sama? Tapi kalau misalnya memang nggak bisa, ya aku nggak ada yang kupaksakan. Jadi harus kedua-duanya sih, aku coba adil dengan pertanyaan yang sama,” tutur Insanul.
Insanul Fahmi Ingat Buah Hati
Selain itu, pertimbangan Insanul dalam mengupayakan perdamaian ini adalah nasib buah hati mereka. Ia berusaha menekan ego dan mengutamakan kepentingan sang buah hati agar tidak menjadi korban dari perpisahan orang tua. “Aku cuma berpikir soal anak aja sih. Berpikir baiknya ke depan seperti apa dan mempertimbangkan semuanya,” pungkas Insanul Fahmi.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433275/original/099567400_1764840945-WhatsApp_Image_2025-12-04_at_16.05.15__1_.jpeg)